| 0 comments ]

Di samping efektif untuk menghentikan praktik ketidakjujuran di sekolah, UNBK juga memiliki beberapa keunggulan yang lainnya.

Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Teuku Ramli Zakaria, pernah menyatakan bahwa UNBK jauh lebih unggul dari Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP), namun juga dalam penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebaiknya tidak dipaksakan sehingga mengganggu kepentingan siswa.

Selanjutnya dikatakan juga oleh Teuku Ramli, setidaknya ada empat keunggulan UNBK dibanding UNKP (UN berbasis kertas / yang biasa).

Pertama, kredibilitasnya bisa dipertanggungjawabkan karena potensi kecurangan hampir tidak ada mengingat waktu ujiannya relatif lebih singkat dan variasi soal sangat banyak sehingga peserta tidak dapat mencontek satu sama lain yang pada akhirnya akan meningkatkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). BSNP, menurut Teuku Ramli, berencana mencantumkan moda ujian nasional yang dipakai dalam Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Kedua, UNBK lebih efisien dan ekonomis karena penyelenggara tidak perlu lagi membiayai pencetakan soal, distribusi, gudang, pengawalan, pemimdaian jawaban ujian, pemusnahan lembar jawaban dan sebagainya.

Ketiga, waktu penyelenggaraannya flexibel. UNBK bisa berbeda-beda waktu penyelenggaraannya karena tidak akan ada kebocoran kunci jawaban mengingat peserta tidak akan mengetahui varian soal UNBK yang akan dihadapi.

Keempat, hasil UNBK dapat segera diketahui karena penilaian hasil ujian dilakukan dengan otomatisasi.

Namun disamping keunggulan-keunggulannya, sistem itu memiliki sedikit kekurangan, diantaranya siswa merasa kelelahan menunggu sesi ujian. Sebagai contoh pelaksanaan UN di SMAN 78 dibagi menjadi tiga sesi. Sebab, sekolah itu hanya menyediakan 120 komputer dengan tiga ruangan. Tiap ruangan memiliki 40 komputer. Sedangkan, total peserta yang mengikuti Ujian Nasional 360 orang. Dengan demikian banyak juga siswa yang lelah karena menunggu ujian.


Sumber:
- kemdikbud.go.id
- metrotvnews.com

0 comments

Post a Comment